PTK : “Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Pengajaran Ala Permainan Bingo Siswa Kelas VII D SMPN I Turen”.

Standard

Latar Belakang Masalah

Kebanyakan pendidik mengajar hanya untuk mengejar target tanpa memperdulikan pemahaman peserta didik. Padahal belajar adalah suatu bentuk aktivitas manusia yang memerlukan adanya motivasi untuk mencapai tujuan. Semakin tinggi motivasi yang didapat siswa maka semakin tinggi pula keberhasilan yang akan dicapai.[1]

Belajar adalah merupakan suatu proses yang dilakukan seseorang untuk mencapai tujuan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup tiap individu. Menurut Skinner (dalam Effendy) individu belajar adanya (stimulus) dari luar dan mungkin pola karena adanya dorongan dari dalam karena ada prinsip-prinsip dinamisasi dalam diri individu. Adapun yang dimaksud dengan aspek-aspek dinamisasi dalam individu ini adalah: Goal seeking, Mind, Drive, Goal seeking adalah; dimana tingkah laku individu terarah pada tujuan tertentu, sedangkan Mind adalah merupakan subtansi kualitatif yang berbeda dengan jasmani, adapun Drive adalah tenaga pendorong dari dalam diri individu dalam pengertian yang lebih luas sering disebut “Motive”.

Faktor yang mempengaruhi proses belajar siswa bersumber dari dalam diri siswa maupun lingkungan. Faktor dari dalam diri siswa disebut faktor internal sedangkan faktor dari luar diri siswa biasa disebut dengan faktor eksternal.

Faktor internal menjangkau seluruh pribadi siswa termasuk fisik dan mental. Faktor internal ini memiliki beberapa faktor yaitu faktor fisiologi yang bersifat bawaan ataupun diperoleh dari faktor psikologis. Thomas F Station mengemukakan enam faktor psikologis yang mempengaruhi belajar, keenam faktor tersebut yaitu motivasi, konsentrasi, reaksi, organiseme, permohonan, ulangan.[2]

Faktor eksternal adalah faktor yang bersumber dari luar diri siswa yang bersangkutan. Seperti foto-foto orang yang di cintainya suasana yang hilir mudik di muka kelas, suara nyanyian yang disiarkan melalui radio, televisi, tape record,[3] keadaan cuaca, waktu, tempat lokasi gedung, tempat belajar, alat-alat yang di pakai untuk belajar seperti: alat tulis-menulis, buku-buku, alat-alat peraga dan lain-lain.

Semua faktor di atas secara bersama-sama akan mempengaruhi proses dari belajar siswa. Tetapi motivasi yang merupakan faktor yang penting dari individu yang mempengaruhi proses dari hasil belajar.

Pada umunya motivasi tidak akan timbul begitu saja, tapi motivasi akan bangkit bila ada minat yang besar, proses pembelajaran akan dapat berhasil dengan baik apabila semua siswa mempunyai minat yang besar dalam mengikuti proses pembelajaran tersebut.

Salah satu alternatif yang bisa dilakukan dalam meningkatkan motivasi belajar PAI siswa yaitu dengan penerapan Pengajaran Ala Permainan Bingo yang merupakan salah satu metode dari active learning. Pendekatan active learning yaitu belajar dengan menggunakan otak, mempelajari gagasan-gagasan, memecahkan berbagai masalah, dan menerapkan apa yang dipelajari. Belajar aktif (active learning) merupakan langkah cepat, menyenangkan, mendukung dan secara pribadi menarik, karena sering kali siswa tidak hanya terpaku di tempat duduk mereka tetapi berpindah-pindah dan dituntut untuk berfikir keras.[4]

Penggunaan Pengajaran Ala Permainan Bingo ini diharapkan agar materi pelajaran PAI dapat mudah dipahami dan dapat meningkatkan prestasi belajar PAI siswa. Hal ini sejalan dengan yang dimaksudkan dari Pengajaran Ala Permainan Bingo agar mampu merangsang pemikiran serta berbagai jenis pandangan siswa agar menjadikan siswa lebih aktif, bebas berekspresi baik secara individu maupun kelompok sehingga pelajaran akan tercapai dengan hasil yang lebih baik dan sesuai dengan yang diharapkan serta dengan cara memaksimalkan penggunaan Pengajaran Ala Permainan Bingo yang mengedepankan potensi nalar dan emosi.

Berkaitan dengan metode Pengajaran Ala Permainan Bingo yang mana sebagai alat motivasi, sebagai strategi pengajaran dan sebagai alat untuk mencapai tujuan, penulis sangat tertarik untuk mengangkat permasalahan tersebut dalam sebuah studi akhir penelitian yang berjudul “Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Pengajaran Ala Permainan Bingo Siswa Kelas VII D SMPN I Turen”.

Rumusan Masalah

Melihat dari pemaparan yang telah dikemukakan sebelumnya, rumusan masalah yang penulis dikemukakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Apakah melalui Pengajaran Ala Permainan Bingo dapat meningkatkan motivasi belajar PAI siswa kelas VII D SMP Negeri 01 Turen?
  2. Bagaimana langkah-langkah meningkatkan motivasi belajar PAI melalui penerapan Pengajaran Ala Permainan Bingo pada siswa kelas VII D SMP Negeri 01 Turen?

Tujuan

Dari rumusan masalah di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk:

  1. Untuk mendeskripsikan penerapan Pengajaran Ala Permainan Bingo dapat meningkatkan motivasi belajar PAI siswa kelas VII D SMP Negeri 01 Turen.
  2. Untuk mendeskripsikan Bagaimana langkah-langkah meningkatkan motivasi belajar PAI melalui penerapan Pengajaran Ala Permainan Bingo siswa kelas VII D SMP Negeri 01 Turen.

Hipotesis Penelitian

Berdasarkan kajian pustaka, hipotesis dapat dirumuskan:.

Jika mata pelajaran Pendidikan Agama Islam disampaikan dengan menggunakan strategi Pengajaran Ala Permainan Bingo, maka akan meningkatkan motivasi belajar siswa

Mamfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pihak:

Teoritik.

  • Sekolah

Sebagai sumbangan pengembangan metodologi agama Islam disekolah.

  • Bagi Penelitian Lebih Lanjut

Sebagai bahan kajian untuk diadakannya penelitian lebih lanjut tentang Pengajaran Ala Permainan Bingo dengan pendekatan maupun variabel yang berbeda.

Praktisi

  • Bagi Guru

Sebagai bahan pertimbangan bagi guru-guru PAI untuk menerapkan Pengajaran Ala Permainan Bingo dalam meningkatkan motivasi belajar PAI siswa.

  • Bagi Siswa

Memudahkan siswa untuk belajar dan membuat suasana menjadi lebih menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar PAI siswa.

  • Bagi Penulis

Memberikan wawasan dan pengalaman praktis di bidang penelitian. Selain itu hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai bekal untuk menjadi tenaga pendidik yang profesional.

Ini adalah contoh evaluasi BINGO, dalam pembelajaran masih banyak media yang dapat di gunakan sesuai dengan kreatifitas dan mata pelajaran yang akan di ajarkan. kalian bisa mendownloadnya…. tapi ini hanyalah contoh saja…

B I N G O4


[1] Purwanto, Ngalih. 1989. Psikologi Pendidikan, Bandung: Remaja Karya.

[2] Suprihadi Saputro, Dasar-Dasar Metodologi Pengajaran Umum, IKIP Malang, 1993, hal 143.

[3] Syaiful Bahri Djamarah dan Drs. Aswan Zain,Strategi Belajar Mengajar, Rieneka Cipta, Jakarta, 1996, hal. 53

[4] Melvin L. Silberman, Active Learning, 101 Cara Belajar Siswa Aktif (Bandung: Nusamedia, 2006), hlm. 9.

15 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s