Diterbitkan oleh Broadway pada tahun 1999, The Freedom Writers Diary adalah kisah nyata guru bahasa Inggris Erin Gruwell, dia bertugas mengajar pertama kali di Long Beach, California, guru-guru lain menganggap dia tidak akan bisa merubah siswa-siswi yang memilki kehidupan yang keras, tauran antar geng, obat-obatan, dan sejumlah situasi sulit lainnya. Gruwell dengan cepat belajar bahwa murid-muridnya memiliki lebih banyak potensi yang perlu diperhatikan daripada PR harian. Para siswa yakin bahwa mereka tidak memiliki apa pun untuk belajar dari seorang wanita kulit putih yang tidak pernah mengalami secara langsung kekerasan, diskriminasi, dan kebencian yang merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.
Suatu hari, Gruwell ketika lewat disisi bangku murid-muridnya dia melihat karikatur rasis penuh kebencian. Murid-murid Gruwell mengatakan bahwa itu adalah semacam kebencian dan kesalah pahaman yang menuju Holocaust. Gruwell terkejut mengetahui bahwa murid-muridnya belum pernah mendengar tentang Holocaust.
Gruwell bekerja paruh waktu untuk mendapatkan uang tambahan untuk membeli buku The Diary of a Young Girl karangan Anne Frank . Zlatá’s Diary: A Child’s Life in Sarajevo. Dia juga memberikan setiap siswa jurnal agar mereka untuk memiliki tempat untuk mendiskusikan perasaan mereka, ketakutan mereka, dan pengalaman mereka. Yang memang Untuk pertama kalinya, para siswa berminat di bidang akademik.
Untuk melakukan perubahan hidup yang bersejarah ini, para siswa mengadakan “Baca-a-Thon untuk Toleransi” untuk mengumpulkan uang guna mengundang Miep Gies ke sekolah mereka, wanita yang menyembunyikan keluarga Anne Frank. Mereka juga dikunjungi oleh Zlatá Filipovic. Siswa-siswi ini mendapatkan pengakuan yang luar biasa dari media dan dari pemerintah, berharap bahwa orang lain akan menemukan inspirasi dalam kisah sukses mereka. Mungkin ini merupakan puncak kesuksesan mereka. Siswa-siswi melakukan perjalanan ke New York untuk menerima penghargaan. Pada tahun 1999, Siswa-siswi ini juga pergi ke Eropa bersama-sama di mana mereka mengunjungi Anne Frank House dan berbagai kamp konsentrasi.
Ini bukanlah suatu mukjizat bahwa semua 150 dari The Freedom Writers lulus dari SMA dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Suatu hal yang tidak mungkin akan menjadi mungkin, ini semua berkat ketekunan dan tekad Gruwell’s.
HilarySwank sebagai Erin Gruwell
Erin Gruwell
klop bnget yach…?
kamu juga bisa baca bukuya
*Menurut aku film ini sangat amatlah Wajib di baca oleh para pendidik. film yang sangat mengharukan dan penuh dengan perjuangan. selamat menonton dan membaca buku nya. bagi yang ingin nonton ini aku kasih linknya. download azza…..di (http://www.indowebster.com/freew.html)( http://hackers.co.id/?key=e4r4i56426). tapi sorry aku belum dapet subtitlenya kaliang cari azza sendiri yacg……hehehehehe…..










February 14th, 2010 at 1:49 am
mengharukan, penuh perjuangan…
March 25th, 2010 at 11:04 am
betul, film ini begitu menyentuh, no ras, no war, no diskriminasi
May 6th, 2010 at 7:47 am
film ini dilatarbelakangi racial conflict di amerika th 1992,
seharusnya versi film lebih fokus ke relationship antar siswa yg berbeda ras,bukan terfokus kpada bagaimana keberhasilan seorang guru mengajar mereka, so different with the books (freedom writers diary)
film ini merepresentasikan hubungan masyarakat minoritas amerika pasca los angeles riots thn 1992.
jadi film ini adalah sebuah miniatur dr keadaan amerika saat itu,
if u want to analyze a film, km harus keluar dr dlm film tersebut n find the context
May 11th, 2010 at 6:38 am
thank’s…..
q memang blm baca bukunya. q skrang msh mencari bknya, kramn sdh nyari tp stok di toko bk mash hbs. so q nunggu. q penasaran bgt pengen bc bukunya. biasanya memang berbeda dengan flm dan memang jauh lebh bgs, krena cerita yang di tampilkan lebh rinci.
November 2nd, 2010 at 5:17 pm
qu suka versi filmnya wlw versi bukunya belum baca….nurut qu di versi film ataupun buku gurunya juga berperan dlm menjalin hubungan antar siswa-siswinya….so,,,mau versi apapun tetp bagus dan memotivasi…keberhasilan seorang anak itu dilihat dari cara guru mendidiknya,,,termasuk orangtua yg merupakan guru paling utama.
May 26th, 2010 at 5:32 am
Filme muito bom …eu adorei!!!
October 29th, 2010 at 9:06 am
filmnya tu baguzzz… banget…
wajib ditonton deh…
kisahnya penuh dengan perjuangan dalam hidup
December 21st, 2010 at 5:42 pm
mantep, mbak rovie..
keep writing!
January 7th, 2011 at 4:54 am
thinkyuuuu…………..
=D
January 21st, 2011 at 2:01 pm
Mbak, punya bukunya engga?
February 11th, 2011 at 4:51 pm
film yg bagus. dunia pendidikan bukan cuma matematika yg oke atw 10 besar di kelas tapi berani berharap u/ perubahan hidup diri sendiri dan lingkungan..punya cita2. 2 thumbs!
February 12th, 2011 at 5:15 am
thinkyuuu…
da mampir…
June 13th, 2011 at 1:33 am
klo mau beli dvd nya d mana yaaa ???
September 3rd, 2011 at 3:42 pm
inspiring film i like this film and very recomended
November 19th, 2011 at 3:05 am
it’s very amazing experience!!
sanagt menginspirasikan orang lain…
hebat!!
February 26th, 2012 at 6:37 am
aq….juda penasaran ma bukuny,
April 7th, 2012 at 7:23 am
Wonderful movie. Erin is a rare human being, I think God sent her to teach all of us about love, persistence, tolerance, respect, courage, patience and more. The 150 are wonderful people — young boys and girls that have learnt how to change their life and the life of other people by inspiring them. Congrats from Brazil.
Cristiane