Terlambat, Memang Membawa malu

Standard

Hawa dingin menusuk pori-pori kulitku, kubuka sebelah mata dengan malas. Sinar matahari belomba-lomba menembus cendela kamarku yang masih tertutup korden pink. Kurasakan pagi ini begitu dingin seakan-akan memaksaku untuk menarik selimut dan menyambung kembali mimpi yang terpotong. Tapi aku paksakan diri untuk segera bangun dan mandi, karena aku ingat sekarang ada jadwal kuliah jam 06:30. Setelah selesai mandi rasa kantuk belum juga hilang dari mataku. sejenak kulihat jam weker berbentuk Bear yang berada diatas meja lampu yang bersebelahan dengan tempat tidurku. Oh, Boy!! Ternyata sekarang sudah jam 07:30.

Aku berangkat kuliah dengan tergesa-gesa karena memang aku telah bangun kesiangan hari ini. aku cepat-cepat ganti baju dan memakai rok, tampa memperhatikan rapi atau tidak. di jalan Aku tidak perduli orang-orang disekelilingku yang tertawa terbahak-bahak. Aku juga tidak tahu dan nggak mau tahu apa yang mereka tertawakan. Setelah sampai di dalam kelas aku belum juga merasakan keanehan yang yang terjadi di sekelilingku. Aku baru sadar ketika teman cewekku membisikkan sesuatu ditelingaku, ketika aku baru saja duduk disampingnya. “ Vie Rok dan bajumu terbalik”. “WHAT????????!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s